BKSDA Aceh Sita Sejumlah Satwa Dilindungi dari Warga Pegasing, Ada Kukang, Kucing Hutan dan Siamang

by / Comments Off on BKSDA Aceh Sita Sejumlah Satwa Dilindungi dari Warga Pegasing, Ada Kukang, Kucing Hutan dan Siamang / 18 View / September 15, 2017

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH — Petugas BKSDA Aceh Resort Takengon, berhasil menyita dan mengamankan dua ekor Kukang (Nycticebus coucang) jantan dari tangan Iwan Fitriah (33), warga Kampung Kayu Kul, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah.

Kepada petugas, Iwan Fitriah mengaku menemukan Kukang saat melintasi halaman rumahnya.

Sebelumnya, Iwan yang mengakui menyenangi hewan piaraan, enggan melepaskannya. Namun, setelah mengetahui piaraanya merupakan satwa dilindungi, ia merelakan Kukang kesayangannya dilepas.

“Penyerahan Kukang itu, dilakukan setelah petugas  melakukan sosialisasi mengenai tumbuhan dan satwa liar (TSL) kepada pemilik,” jelas Sapto Adi Pranowo, Kamis (14/9/2017) malam.

Kepala BKSDA Aceh, Sapto Adi Pranowo menyebutkan, petugas mengetahui Iwan memelihara Kukang, setelah anggota keluarganya mengunggah video hewan langka tersebut ke media sosial.

Kedua kukang tersebut kemudian diamankan petugas ke kantor Resort Takengon untuk dievaluasi dan diperiksa sebelum dilepasliarkan ke habitatnya.

Pelepasliaran ke kawasan Hutan Taman Buru Lingga Isaq, Kamis 14 September 2017.

Kecuali itu, Kamis (14/9/2017) petugas Resort Konservasi Wilayah 5 Takengon, juga mengamankan 2 (dua) ekor Kucing Hutan (Felis Bengalensis) jantan dari tangan Asmel Diga (36), warga Kampung Blang Gele, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, yang ia pelihara  sekitar satu minggu.

Kondisi kedua Kucing Hutan tersebut dalam keadaan hidup dan menurut hasil evaluasi dari petugas RKW 5 Takengon Kucing Hutan tersebut, perlu penanganan lebih lanjut dikarenakan masih kecil.

Sebelum diamankan ke kantor RKW 5 Takengon, petugas melakukan sosialisasi mengenai Tumbuhan dan Satwa liar (TSL) dan Iwan bersedia menyerahkan kucing tersebut kepada Balai KSDA Aceh setelah mengetahui Kucing hutan termasuk binatang yang dilindungi.

Hari ini di Aceh Barat Daya, Blangpidie, Tim BKSDA Aceh Seksi Konservasi Wilayah II Subulussalam, juga berhasil mengevakuasi seekor satwa liar jenis Siamang (Symphalangus syndactylus) yang diberi nama Luna, umur satwa tersebut di perkirakan 5-6 tahun berjenis kelamin betina, dalam kondisi hidup dan mata sebelah kanan buta, didapat informasi terluka.

Evakuasi dan penyerahan dilakukan dengan mediasi oleh Wakapolres Aceh Barat Daya, Kompol Jatmiko.

Hingga saat informasi ini diberikan tIm dan satwa dalam perjalanan kembali ke Banda Aceh, guna memberikan tindakan medis lanjutan terhadap satwa tersebut. (*)

 

Sumber: aceh.tribunnews.com

Related Posts

  • 50
    Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Kodim 0101/BS menyerahkan tiga individu satwa liar dilindungi ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Senin (12/2/2018). Satwa-satwa liar tersebut merupakan peliharaan masyarakat di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, yang diberikan sukarela kepada TNI setelah dilakukan sosialisasi. Komandan Kodim 0101/BS, Kolonel Inf Iwan Rosandriyanto…
    Tags: yang, aceh, dan, satwa, dilindungi, liar, bksda, ke
  • 49
    REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menyita seekor siamang (symphalangus syndactylus) yang selama ini dipelihara seorang warga di Kuta Alam, Banda Aceh. "Siamang berjenis kelamin jantan yang diamankan tersebut berusia empat tahun. Hewan ini diamankan karena satwa dilindungi. Warga yang memelihara siamang ini tidak mau…
    Tags: aceh, warga, tersebut, bksda, yang, satwa, dilindungi, ke, dan