Dana Cadangan Kebakaran Hutan Capai Rp 2 T

by / Comments Off on Dana Cadangan Kebakaran Hutan Capai Rp 2 T / 23 View / May 26, 2017

Pelalawan – Sebagian wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau yang rentan terjadinya kebakaran hutan. PemerintahBadan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyediakan helikopter untuk water bombing.

Kepala BNPB, HE Willem Rampangilei, mengatakan 27 helikopter untuk water bombing bersiaga bila terdapat hot spot atau titik panas.

“Kita juga ada cadangan biaya di Kementerian Keuangan untuk mencegah kebakaran. Sudah disiapkan itu Rp 2 triliun,” ucap Willem dalam acara Peluncuran Program Desa Bebas Api 2017 Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), di Pelalawan Airstrip, Riau, Selasa (16/5/2017).

Menurut Willem, dana tersebut juga digunakan untuk antisipasi bencana lainnya. Kendati demikian, BNPB harus mengajukan permohonan dana tersebut terlebih dulu ke Kementerian Keuangan.

“Kunci keberhasilan pencegahan kebakaran lahan dan hutan adalah kolaborasi pemangku kepentingan,” kata dia.

Dalam kesempatan ini, Willem berterima kasih kepada pemerintah desa, dunia usaha, dan masyarakat atas kesuksesan menekan angka kebakaran pada 2016. Kerja sama tersebut dapat menurunkan angka kebakaran secara signifikan.

“Riau Andalan Pulp and Paper berinvestasi USD 6 juta atau Rp 75 miliar. Investasi pencegahan ini bisa menyelamatkan aset dengan nilai tujuh kalinya,” ucap Willem.

Pihak RAPP pun kembali meningkatkan program Fire Free dengan menggandeng pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI/Polri, dan masyarakat. Kali ini 18 desa diajak bekerja sama dalam Program Desa Bebas Api.

Bersama RAPP, para pejabat desa menandatangani MoU untuk berkomitmen mencegah kebakaran hutan. Selain itu, pihak RAPP memberikan apresiasi kepada desa sembilan desa yang masuk dalam kategori zero fire.

“Perlu komitmen dalam menjaga hal itu agar kebakaran tidak terulang lagi dan Indonesia akan bebas dari kebakaran dan asap,” kata Direktur RAPP Rudi Fajar.

Desa tersebut diberi hadiah berupa bantuan pembangunan senilai Rp 100 juta. Desa tersebut adalah Sering, Kuala Panduk, Petodaan, Teluk Binjai, Teluk Meranti, Penarikan, Olak, Tasik Putri Puyu, dan Tanjung Padang.

Lima desa lainnya diberi bantuan pembangunan Rp 50 juta karena mampu menekan angka kebakaran lahan hingga kurang dari 2 hektare.

“Apa yang kita lakukan sekarang ini adalah peringatan yang harus dimaknai dengan usaha dan kerja keras untuk mengantisipasi kebakaran hutan,” jelas Bupati Meranti Irwan Nashir, yang salah satu desanya menerima penghargaan bebas api. Sumber:detik.(kt12) – See more at: http://www.katariau.com/read-5-9987282-2017-05-25–dana-cadangan-kebakaran-hutan-capai-rp-2-t.html#sthash.HdntSXcl.dpuf

Related Posts

  • 58
    Johannesburg - Tahun 2015, polisi di ibu kota Mozambik,Maputo, menangkap sekelompok pria dan menyita cula badak, sejumlah besar dolar, segepok mata uang lokal, dan -yang agak tidak biasa- empat karung beras. Dua pria yang ditangkap adalah warga Korea Utara yang mengaku sebagai diplomat yang bertugas di Afrika Selatan. Uang jaminan untuk…
    Tags: yang, dan, untuk
  • 49
    SINTANG | Yayasan Titian Lestari, (20/01/2016) – Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019, menargetkan 12,7 juta Ha hutan untuk dikelola masyarakat melalui skema perhutanan sosial, salah satunya Hutan Desa. Pada prinsipnya , Hutan Desa adalah hutan Negara yang dikelola oleh masyarakat dalam organisasi pedesaan. Dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Desa…
    Tags: desa, hutan, yang, dalam, untuk, dan