Daniel Dituntut 3 Tahun Penjara Atas Perdagangan 10,8 Kg Sisik Trenggiling

by / Comments Off on Daniel Dituntut 3 Tahun Penjara Atas Perdagangan 10,8 Kg Sisik Trenggiling / 98 View / March 12, 2019

SANGGAU, SP – Daniel alias Alung, terdakwa kepemilikan dan perdagangan 10,8 kg sisik trenggiling dituntut Tiga tahun penjara. Selain itu, dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua, Arief Budiono, Jaksa juga menuntut Daniel membayar denda Rp50 juta subsider 6 bulan.
Tuntutan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Sanggau, Samba Sadikin dalam sidang lanjutan di PN Sanggau, kemarin.
Daniel terbukti terlibat dalam jual beli sisik trenggiling di Toko Jaya Abadi yang juga tempat tinggalnya. Sisik hewan yang masuk daftar dilindungi itu dia beli dari masyarakat Kabupaten Sintang di pedalaman. Mereka datang langsung ke toko terdakwa dengan harga Rp2 juta.
Sisik itu akan kembali dijual pada warga Malaysia yang datang langsung ke tokonya seharga Rp2,3 juta. Setidaknya, Daniel sudah 15 kali bertransaksi dengan warga Malaysia tersebut dengan rerata empat sampai lima kilogram sekali jual.
Saksi ahli dari BKSDA Kalbar, Adelina Silalahi menjelaskan berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, tidak dibenarkan seseorang menyimpan atau memiliki kulit, tubuh atau bagian-bagian lain satwa yang dilindungi termasuk sisik trenggiling.
“Perbuatan terdakwa yang menyimpan, memiliki, memperniagakan kulit tubuh satwa yang dilindungi adalah melanggar UU Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,” tutupnya. (jul)


Tuntutan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Sanggau, Samba Sadikin dalam sidang lanjutan di PN Sanggau, kemarin.
Daniel terbukti terlibat dalam jual beli sisik trenggiling di Toko Jaya Abadi yang juga tempat tinggalnya. Sisik hewan yang masuk daftar dilindungi itu dia beli dari masyarakat Kabupaten Sintang di pedalaman. Mereka datang langsung ke toko terdakwa dengan harga Rp2 juta.
Sisik itu akan kembali dijual pada warga Malaysia yang datang langsung ke tokonya seharga Rp2,3 juta. Setidaknya, Daniel sudah 15 kali bertransaksi dengan warga Malaysia tersebut dengan rerata empat sampai lima kilogram sekali jual.
Saksi ahli dari BKSDA Kalbar, Adelina Silalahi menjelaskan berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, tidak dibenarkan seseorang menyimpan atau memiliki kulit, tubuh atau bagian-bagian lain satwa yang dilindungi termasuk sisik trenggiling.
“Perbuatan terdakwa yang menyimpan, memiliki, memperniagakan kulit tubuh satwa yang dilindungi adalah melanggar UU Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,” tutupnya. (jul)

sumber: suarapemredkalbar.com

Related Posts

  • 50
    Johannesburg¬†- Tahun 2015, polisi di ibu kota Mozambik,Maputo, menangkap sekelompok pria dan menyita cula badak, sejumlah besar dolar, segepok mata uang lokal, dan -yang agak tidak biasa- empat karung beras. Dua pria yang ditangkap adalah warga Korea Utara yang mengaku sebagai diplomat yang bertugas di Afrika Selatan. Uang jaminan untuk…
    Tags: yang, dan, di
  • 49
    Dua orang pedagang sisik trenggiling berinisial¬†PD (25) dan JN (27) divonis 2 (dua) tahun penjara dan denda sebesar Rp. 100 juta subsider 6 (enam) bulan penjara di Pengadilan Negeri Sintang, Kalimantan Barat pada Rabu (26/9). Kedua tersangka dinyatakan bersalah karena memperjualbelikan sisik trenggiling dengan berat total 9,45 kg . Hal…
    Tags: trenggiling, sisik, dan, di, yang, dari, tahun, atau, satwa