Let’s plant mangroves even though it’s not mangrove day!

Sudah sebulan yang lalu kita merayakan hari mangrove sedunia. Guna meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap ekosistem mangrove, pada 26 Juli 2021 Titian mengajak masyarakat di pesisir Muara Ulu Besar untuk menanam 35 mangrove Xylocarpus. Meskipun Xylocarpus tidak mendominasi di daerah Delta Mahakam, tetapi kita tetap mencoba untuk menanamnya untuk melihat ketahanan tubuhnya.

Zonasi mangrove di Delta Mahakam dibagi menjadi 2, yaitu zona pedada, zona mangrove, zona transisi, zona nipah, dan zona nibung. Zona pedada terletak paling dekat dengan delta front dan dicirikan oleh pedada (Sonneratia alba) dan api-api (Avicennia sp.) dengan ketebalan vegetasi sekitar 100–150 m. Zona mangrove (Rhizopora) paling banyak ditemukan di tepi saluran anak sungai di daerah delta bawah dan di pulau-pulau seperti di pulau Tunu dan Selete. Zona transisi merupakan zona campuran dimana banyak jenis mangrove seperti api-api (Avicennia sp.), pedada (Sonneratia caseolaris), mangrove (Rhizopora sp.), tancang (Bruguiera sp.), nyirih (Xylocarpus granatum), dan nipah (Nypa fruticans) tumbuh bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published.