Tebang Pohon Sengon di Hutan Konservasi di Kukar, 3 Pembalak Liar Dipenjara

by / Comments Off on Tebang Pohon Sengon di Hutan Konservasi di Kukar, 3 Pembalak Liar Dipenjara / 31 View / July 19, 2019

Merdeka.com – Tiga warga Batuah, Kutai Kartanegara, dijebloskan ke penjara terkait kasus ilegal logging. Mereka tepergok menebang pohon Sengon (Albizia Chinensis), di hutan konservasi Taman Hutan Raya Bukit Soeharto. Satu unit chainsaw dan 40 batang kayu sengon, jadi barang bukti.

Penangkapan ketiga pelaku masing-masing Mansyur (46), Arif (43) dan Edi (25), dilakukan Rabu (17/7) siang, saat patroli Polsek Loa Janan, Balai Gakkum Kalimantan dan UPTD Tahura Bukit Soeharto. Kecurigaan muncul saat melintas di KM 40 poros Samarinda menuju Balikpapan itu.

“Kami lihat ada jejak mencurigakan. Kami cek ternyata ada 3 orang sedang istirahat setelah menebang kayu,” kata Kanit Reskrim Polsek Loa Janan Iptu Edy Hariyanto, ditemui merdeka.com di kantornya, Kamis (18/7).

Edy menerangkan, di lokasi ditemukan 1 unit chainsaw dan 40 batang kayu sengon. “Mereka sudah memotong 6 pohon sengon, dalam 3 hari. Rencananya mau mereka jual. Kemana dan berapa harga jualnya, masih kami dalami,” ujar Edy.

Aksi ketiganya terbilang berani. Sebab, dilakukan tidak jauh dari jalan poros Samarinda-Balikpapan dan bisa disaksikan lalu lalang pengguna jalan.

“Itu masuk kawasan hutan konservasi. Mereka berani, mungkin karena terdesak ekonomi, dan kendaraan jarang berhenti di jalan itu,” sebut Edy.

“Mereka cuma pakai motor, lalu masuk ke dalam hutan dan menebang. Rencana mau dijual malam hari, di waktu sepi. Tapi ini baru hasil dari pemeriksaan awal kami. Karena keterangannya masih kami dalami lagi,” tambah Edy.

Satu unit chainsaw dan 40 batang kayu sengon itu, kini diamankan di Mapolsek Loa Janan, setelah diangkut menggunakan truk dan tiba pukul 14.05 WITA tadi. Ketiganya dijebloskan ke penjara, dengan jeratan UU No 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

Related Posts

  • 43
    Sejak 1980-an, petani kelapa di sejumlah desa di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, akrab menggunakan pestisida untuk membasmi hama belalang sexava. Belalang ini ganas, melahap daun hingga bunga kelapa di wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Begitu hebat serangannya, pembasmian dilakukan dengan penyemprotan dari udara menggunakan helikopter. Namun, bukan hama yang…
    Tags: dan, di
  • 42
    Pagi itu cuaca tampak bersahabat. Hujan dan angin kencang yang terjadi beberapa hari terakhir sirna. Sepeda motor yang saya tumpangi melaju mulus dan akhirnya tiba di akhir jalan semen Desa Nangatobong. Saya ditemani warga lokal bernama Marianus Nong Lehan (32). Dia bertindak sebagai pemandu yang akan mengantar saya menuju ke…
    Tags: di, hutan, dan