Yok Kita Jelajah Khatulistiwa dan Yayasan Titian Adakan  Bakti Sosial di Desa Kumpai Besar

by / Comments Off on Yok Kita Jelajah Khatulistiwa dan Yayasan Titian Adakan  Bakti Sosial di Desa Kumpai Besar / 35 View / February 7, 2018

Yok Kita Jelajah Khatulistiwa Tour and Travel dan Yayasan Titian mengadakan bakti sosial di Desa Kumpai Besar, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, pada Jumat (19/1/2018) pagi.

Bakti sosial ini sekaligus advokasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian Bekantan yang disampaikan oleh Yayasan Titian, dalam rangka memperingati Hari Primata Indonesia yang jatuh pada 30 Januari 2018.

 

Acara dibuka dengan pemutaran film dokumenter tentang Bekantan, dilanjutkan pemaparan materi dan advokasi  tentang  pentingnya menjaga kelestarian Bekantan, di hadapan sekitar 92 santri dan anak asuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, yang terdiri dari 71 santri pria dan 21 santri wanita. Advokasi ini dipaparkan oleh Muhammad Syukur Wahyu Putra yang kerap disapa Ucok. Ucok merupakan perwakilan Yayasan Titian, sebuah lembaga non profit yang fokus berkonsentrasi pada pelestarian satwa.

 

Selanjutnya, acara diisi dengan pemaparan materi oleh Joko Dwi Mulyanto, praktisi kesehatan Yok Kita Jelajah Khatulistiwa. Joko menekankan pentingnya menjaga kesehatan tubuh agara terhindar dari penyakit gatal-gatal atau scabies yang sering menyerang kulit, khususnya di daerah yang tertutup dan lembab seperti sela jari, selangkangan, dan kemaluan. Penyakit ini disebabkan oleh jamur dan bakteri mikroskopik.

 

“Penyakit kulit ini dapat dicegah dengan rajin membersihkan tubuh dengan sabun dan menjaga kebersihan air yang kita gunakan sehari-hari dengan menerapkan pola hidup sehat,” papar Joko.

Selepas shalat jumat dan makan siang bersama, acara dilanjutkan dengan games yang  melibatkan  anak-anak panti asuhan dan santri Nurul Jadid. Dewi Safitri selaku pemilik Yok Kita Jelajah Khatulistiwa Tour and Travel mengatakan, tujuan diadakannya bakti sosial ini  dilatarbelakangi oleh keinginan Dewi untuk berbagi kepada sesama.

 

“Kami sudah delapan tahun bergerak di event organizer khususnya outdoor activities seperti outbound dan fun games. Namun, kami merasa ada yang kurang ketika kami belum berbuat hal sama kepada anak-anak yatim piatu melalui kegiatan Yok Kita Berbagi Kasih ini,” ujar Dewi.

 

Seusai games dan istirahat sholat ashar, anak-anak panti juga diminta untuk menuliskan impian mereka di papan tulis. Acara ditutup dengan pembagian  bingkisan untuk anak-anak panti. Dewi berharap, semoga hal ini bisa dilakukan setiap tahun.

Related Posts

  • 71
    Johannesburg - Tahun 2015, polisi di ibu kota Mozambik,Maputo, menangkap sekelompok pria dan menyita cula badak, sejumlah besar dolar, segepok mata uang lokal, dan -yang agak tidak biasa- empat karung beras. Dua pria yang ditangkap adalah warga Korea Utara yang mengaku sebagai diplomat yang bertugas di Afrika Selatan. Uang jaminan untuk…
    Tags: yang, dan, di, untuk
  • 54
    erhelatan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Selatan tak lama lagi. Namun dalam serangkaian kampanye para kandidat, baik di media massa, kampanye langsung hingga debat, belum terlihat gambaran yang jelas bagaimana pengelolaan lingkungan hidup mereka. Dalam dialog Mongabay-Indonesia bekerja sama dengan Kampung Buku, di Kampung Buku, Selasa (5/6/2018) lalu, sejumlah…
    Tags: yang, di, dan, ini