Kami Telah Bekerja Lebih Dari Dua Puluh Lima Tahun

Yayasan Titian Lestari adalah organisasi masyarakat sipil yang berbasis di Pontianak, Kalimantan Barat. Didirikan pada tahun 1998 oleh sekelompok mahasiswa dari Fakultas Biologi di Universitas Nasional Jakarta. Pada saat pendiriannya, kelompok ini sedang aktif dalam kegiatan penelitian sumber daya hayati di Kalimantan Barat. Organisasi ini adalah badan hukum berbentuk yayasan, yang disahkan dengan akta notaris dan berdomisili di Jakarta. Pada tahun 2008, Titian mendirikan organisasi baru dengan nama Titian Institution, yang merupakan kelanjutan dari Titian Foundation yang dibentuk sebelumnya. Titian Institution tetap dijalankan oleh generasi penerus Titian. Kemudian, pada tanggal 16 September 2015, Yayasan Titian Lestari didirikan dan berdomisili di Pontianak.

Biodiversity

Kampanye

Pemantauan

Mata Pencaharian

Agrikultura

Tujuan & Visi

Tujuan utama Yayasan Titian Lestari adalah studi dan pengembangan ilmu hayati dengan fokus pada meningkatkan kesadaran dan pemberdayaan masyarakat. Visi organisasi ini adalah mewujudkan pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana dan merata untuk menjamin keberlanjutannya secara transparan dan partisipatif.

Misi

Empat misi utama

  1. Mengkaji dan mengembangkan konsep dan praktik dalam pengelolaan sumber daya alam yang menjamin keberlanjutan ekosistem untuk mendukung penghidupan.
  2. Memperkuat masyarakat, khususnya kelompok rentan dalam pengelolaan sumber daya alam yang menjamin keberlanjutan ekosistem untuk mendukung penghidupan.
  3. Mendorong penegakan hukum dan perbaikan kebijakan pengelolaan sumber daya alam di Indonesia untuk mewujudkan tata kelola sumber daya alam yang baik.
  4. Menjadikan Titian sebagai institusi yang memiliki sikap dan komitmen tegas terhadap keberlanjutan ekosistem untuk mendukung penghidupan, serta mampu mengembangkan inovasi pengelolaan data dan informasi berbasis sumber daya alam yang valid.

Perkembangan

Sejak awal pendiriannya hingga tahun 2006, Titian dikenal karena keahliannya dalam melakukan penelitian investigasi tentang pengelolaan sumber daya alam, terutama di bidang kehutanan. Namun, perubahan dalam konteks politik pengelolaan sumber daya alam, khususnya hutan dan keanekaragaman hayati di dalamnya, serta perubahan perilaku pimpinan pemerintah dalam berkomunikasi dengan masyarakat sipil, mempengaruhi arah kerja Titian pada generasi berikutnya. Meskipun pekerjaan penelitian masih dilakukan, intensitasnya mulai berkurang. Pekerjaan pendampingan masyarakat mulai dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang peran mereka dalam pengelolaan hutan.

Visi Internal dan Eksternal:

  1. Visi Internal: Titian sebagai organisasi garda terdepan yang kredibel dalam mewujudkan praktik pengelolaan sumber daya alam terbaik bersama masyarakat.
  2. Visi Eksternal: Terwujudnya konservasi sumber daya alam yang bijaksana dan merata serta memperhatikan dan melibatkan kepentingan semua pihak.
X